Menteri BUMN Erick Thohir Copot Direktur Utama PT Garuda,Ari Askhara: Saya Tidak Akan Mundur

oleh -290 views

JAKARTA.Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara, gara-gara kedapatan menyelundupkan komponen motor Harley Davidson dan dua sepeda baru Brompton.

Barang tersebut diketahui dimasukkan ke pesawat baru Garuda Indonesia yang dibeli di Prancis. Kasus ini berawal dari pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pada 17 November 2019 terhadap pesawat baru Garuda Indonesia buatan pabrikan Airbus tersebut.

Sampai saat ini, Ari Askhara belum mau buka suara terkait tuduhan yang ditujukan kepadanya. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Ari melawan dan menentang Erick Thohir. Ia tidak mau digeser dari jabatannya.

“Saya mendapatkan gosip katanya saya mau mengundurkan diri 15 Desember, saya nyatakan di sini kalau saya tidak akan mundur,” ujar Ari dalam video tersebut yang dikutip Jumat 6 Desember 2019.

Ari juga menjelaskan jika dia meminta saran dan masukan dari atasan dan bawahan terhadap kinerjanya selama ini. “Kritik saya sebanyak-banyaknya saya sebagai manusia biasa,” ucap Ari.

Akibat motor  didugah Davidson adalah milik saudara AA,” kata Erick dalam konferensi pers di kantor Kemenkeu, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019.

Inisial AA yang dimaksud Erick itu diduga kuat merujuk kepada nama Ari Askhara, yang menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Erick menjelaskan penyelundupan motor Harley-Davidson yang dikemas secara terpisah tiap bagiannya dan dibawa di dalam bagasi pesawat baru milik Garuda Indonesia tersebut.

“Saudara AA memberikan instruksi untuk mencari motor klasik Harley Davidson, tipe Shovel Head di tahun 2018,” ujar Erick.

Kemudian, lanjut Erick, proses pembelian motor klasik era tahun 1970-an itu sebenarnya telah dilakukan pada bulan April 2019.

Sementara proses pembayarannya dilakukan dengan cara transfer dari Jakarta, ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam.

“Saudara IJ (Iwan Joeniarto) yang membantu proses pengiriman dan lain-lain, tapi akhirnya seperti ini,” ujarnya.dikutip dari VIVAnews.